Categories
Home

Genting Keramik Model Datar Semakin Diminati

Bentuknya yang datar membuat rumah terlihat rapi. Tak salah bila penutup atap ini akan menjadi tren di tahun 2016. Kehadiran genting keramik model datar ( flat ) penggunaan genting kian menggeser beton berbentuk gelombang maupun yang datar. Selain karena desainnya, genting full flat berbahan keramik ini juga memiliki banyak kelebihan dibanding berbahan beton yang bergelombang maupun yang datar.

Baca juga : Distributor Genset 250 Kva di Semarang

Genting beton datar yang prosesnya di-press ini punya beberapa kelemahan jika digunakan di daerah tropis yang curah hujannya tinggi. Genting beton datar risikonya terhadap rembes lebih besar melalui celah di setiap sambungan. Selain itu karena proses pembuatannya di-press, tidak dibakar seperti genting keramik, genting beton lebih rawan terhadap tumbuhnya jamur.

Selain merusak tampilan genting yang ditumbuhi jamur juga lebih berisiko terhadap rembes dan kebocoran. Menurut John Chang, General Manager Kanmuri, fungsi dasar genting memang melindungi rumah di bawahnya dari terpaan hujan dan panas. Penggunaan genting keramik menurutnya sangat tepat digunakan untuk Indonesia yang notabenenya merupakan negara tropis, yang ditempa sinar matahari sepanjang tahun, diselingi dengan hujan berintensitas tinggi.

Selain itu, kehadiran genting keramik datar juga seakan menjawab permintaan konsumen akan sebuah genting yang tepat digunakan untuk rumah minimalis dan dapat meminimalisasi kebocoran serta rembes. Salah satu produsen genting yang mengeluarkan jenis genting datar ialah Kanmuri. Kelebihan genting jenis ini adalah persinggungan atap atau overlap yang lebih panjang dari genting biasa sehingga meminimalisasi celah masuknya air.

Genting ini juga dilengkapi teknologi double interlocking sehingga pengaplikasian di area nok tidak perlu menggunakan adukan semen lagi. Genting ini terbuat melalui pembakaran dilakukan hingga temperatur 1.100 derajat celcius, sehingga glazur (pewarna) dan tanah liat sampai pada fase rekatan yang stabil, menghasilkan warna yang permanen hingga puluhan tahun. Selain itu, Kanmuri juga memperkenalkan sistem cement free atau pemasangan tanpa semen yang dapat membuat atap bernapas. Biasanya, area karpus nok memakai material semen yang mudah terjadi keretakan, bocor, kotor dan susah untuk dibersihkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *