Categories
News

Perikanan Tangkap Milik Nelayan Indonesia Bag2

Sudah banyak pemindahan. Ada sekitar 300 kapal yang geser. Kapasitas tangkapnya rata-rata 150 ton. Kapal pantura ukurannya besar, sekitar 150 gross ton. Persoalannya, di Jawa banyak kapal mark-down, jadi tidak kelihatan berapa besarnya. Dari 10 kapal, ada 9 yang mark-down karena mereka tak mau membayar pajak. Mereka juga menghindari surat pembayaran skala besar. Bagaimana mengaturnya supaya adil untuk nelayan lokal Natuna? Kapal Jawa harus diatur berlayar di atas 12 mil. Pasti mereka dipindah ke sini dengan ketentuan.

Mereka akan mendarat ke Natuna untuk membeli air atau makanan dari masyarakat Natuna. Apa yang Anda harapkan dari pembangunan di Natuna? Saya hanya ingin menjaga kedaulatan, menghidupkan perikanan, dan menambah penghasilan nelayan lokal. Kami mendatangkan cold storage dalam beberapa pekan ke depan, juga mendatangkan pembeli dan terutama back-up dari Perusahaan Perikanan Indonesia.

Categories
News

Perikanan Tangkap Milik Nelayan Indonesia

Bagi Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, menutup rapat semua akses penang kapan ikan bagi kapal asing adalah harga mati. Gara-gara gonjang-ganjing ini, ia sempat mengancam akan mundur dari kabinet. Susi tak ingin Peraturan Pemerintah Nomor 44 Tahun 2016 tentang Daftar Negatif Investasi direvisi. ”Perikanan tangkap 100 persen milik nelayan Indonesia,” kata Susi kepada Putri Adityowati dari Tempo dalam sejumlah kesempatan di atas boat sea rider TNI Angkatan Laut dan KRI Karel Satsuit Tubun saat mengelilingi Natuna pada Kamis pekan lalu.

Kementerian Koordinator Kemaritiman mengkaji revisi Peraturan Pemerintah tentang Daftar Negatif Investasi (DNI). Kenapa Anda menolak? Presiden sudah bilang harus sesuai dengan visi-misi Presiden, ya sudah. Apakah benar rencana itu karena ada pengaruh dari Cina? Tak ada soal Cina. Apa perkembangan rencana pemindahan nelayan dari Jawa ke Natuna?

Categories
Resep

Pakis Santan Merah ala Cafe Instagramable di Jakarta

Pakis Santan Merah ala Cafe Instagramable di Jakarta

Bahan: 350 gr daun pakis, petiki daunnya, rendam di dalam air yang diberi sedikit garam 2 lbr daun salam 1 cm lengkuas, memarkan 2 bh cabai merah besar, iris serong 4 sdt garam 3 sdt gula pasir 1.200 ml santan dari 1/2 btr kelapa 2 sdm minyak, untuk menumis Bumbu Halus: 2 btr kemiri, sangrai 1/2 sdt terasi, bakar 4 bh cabai merah besar, buang biji 1 cm kunyit, bakar 2 bh cabai merah keriting 3 siung bawang putih 5 btr bawang merah

Cara Membuat Untuk 6 Porsi : 1. Panaskan minyak. Tumis bumbu halus, lengkuas, daun salam, dan cabai merah hingga baunya harum. 2. Tuang santan. Masukkan daun pakis. Bubuhi garam, dan gula pasir. Aduk rata. Masak sambil diaduk hingga matang.

Ikan Cue Bumbu Tumbuk Untuk 6 porsi

Bahan: 6 ekor ikan cue 2 lbr daun salam 1 btg serai, memarkan 1/4 sdt merica bubuk 1 sdt gula pasir 1/2 sdt garam 2 sdm minyak, untuk menumis 500 ml minyak, untuk menggoreng

Bumbu Tumbuk Kasar: 1/2 sdt terasi, bakar 2 bh cabai merah besar 3 bh cabai rawit merah 2 bh cabai keriting merah 2 siung bawang putih 5 btr bawang merah 1 cm lengkuas 1 bh tomat 1 cm jahe

Cara Membuat: 1. Goreng ikan cue dengan minyak panas sekali asal berkulit. Lalu ATiriskan. 2. Tumis bumbu tumbuk kasar, daun salam, dan serai hingga harum. 3. Masukkan ikan. Bubuhi garam, gula pasir, dan merica bubuk. Aduk rata.

Lobak Merah

Lobak merah adalah tanaman akar yang mempunyai ciri khas rasa manis dan pedas. Berbentuk silinder membulat, dan pada bagian kulit luarnya memiliki warna merah. Lobak merah dapat dimakan mentah, diolah jadi masakan, dan dijadikan acar. minyak yang terdapat pada lobak merah dikenal mempunyai sejumlah manfaat bagi kesehatan. Lobak merah pada umumnya dihidangkan sebagai salad.

Categories
Parenting

Bayi Sering Digendong, Jadi “Bau Tangan” bag3

Menggendong Sekaligus Stimulasi Menurut Della, pakar psikologi perkembangan, Erik H. Erikson mengatakan bayi memiliki waktu dan kesempatan yang cukup yakni sekitar 12 bulan untuk distimulasi lewat sentuhan, dekapan, gendongan. Bagaimana cara menstimulasi bayi selagi kita menggendongnya? Della menjabarkan sebagai berikut: ? Ketika usia 3 bulan, bayi sejatinya sudah distimulasi untuk dapat tengkurap sendiri. Dengan demikian, menggendong bayi dapat dimodifi – kasi dengan posisi agak tegak atau dibolik-balik menghadap dan membelakangi mama.

Baca juga : Kursus Bahasa Jerman di Jakarta

? Ketika usia 6 bulan, bayi sudah dapat duduk sendiri tanpa dibantu, sehingga menggendong dapat digantikan oleh “umbrella-stroller” atau dorongan bayi yang posisinya duduk. Kalaupun mau digendong langsung, Mama dapat memosisikan tangan seperti “dudukan” dan bayi akan nangkring di atasnya seperti ayunan. ? Bayi di usia 9 bulan, mulai banyak bergerak dan membutuhkan sarana permainan saat digendong. Papa yang kreatif dapat menggunakan sarung, lalu mendudukkan bayi pada sarung tersebut sambil diayun-ayun ekspresif sehingga si kecil pun terpancing untuk tertawa.

Di usia bayi 9-12 bulan, Papa memiliki banyak kesempatan untuk berperan. Selain badan bayi makin besar dan berat, dibutuhkan pula ide kreatif untuk menstimulasi motorik mereka. Papa dapat menggendong di punggung atau pundak, mendudukkan bayi di atas punggung saat berenang, mengangkat tinggi-tinggi hingga menjangkau benda yang digantung, atau mengangkat mereka dalam posisi tengkurap seperti superman.

Tidur Lebih Tegak Turunkan Risiko Pascapersalinan

Menjelang hari kelahiran, baiknya Mama mempersiapkan bantal tambahan untuk menopang posisi tubuh saat tidur nanti. Menurut anjuran studi yang dimuat di jurnal CHEST, posisi tidur yang lebih tegak 45 derajat pada hari-hari pertama setelah melahirkan bisa menurunkan risiko gangguan jalan napas. “Gangguan ini adalah gejala utama dari gangguan tidur yang dialami oleh mama setelah melahirkan,” kata Dr. Matthias Eikermann, Clinical Director dari Department of Anesthesia, Critical Care and Pain Medicine, Massachusetts General Hospital. Posisi tidur yang lebih tinggi akan memperbaiki jalan napas saat tidur, sehingga Mama bisa beristirahat lebih optimal.